dr. Asluchul Alif membuka Bimtek keuangan untuk cabor, tekankan akuntabilitas dan transparansi
Gresik : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan bagi 53 cabang olahraga (cabor) anggota KONI Gresik, Selasa (23/6/2026) pagi. Kegiatan ini digelar di Gedung Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik itu diikuti perwakilan dari 53 cabang olahraga (cabor) anggota KONI Gresik.
Dihadiri Wakil Bupati Gresik, dr Asluchul Alif, Kepala Disparekrafbudpora drg Saifudin Ghozali, Kabid Kepemudaan dan Olahraga, Kumala Wardani, beserta Inspektorat, KPP Pratama Gresik.
Kegiatan yang diikuti ketua dan bendahara masing-masing cabor itu bertujuan memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta tertib administrasi dalam pengelolaan dan pelaporan penggunaan dana hibah yang bersumber dari APBD Kabupaten Gresik.
Bimtek ini digelar sebagai upaya memperkuat tata kelola administrasi dan pertanggungjawaban keuangan organisasi olahraga agar berjalan sesuai aturan serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Wakil Bupati Gresik, dr Asluchul Alif berpesan kepada para peserta untuk mengikuti Bimbingan Teknis Pelaporan Pertanggungjawaban Keuangan Pengkab Cabor Anggota KONI Kabupaten Gresik 2026 ini.
“Teman-teman cabor mengikuti benar juklak juknis, semoga hasil bimtek ini bisa bermanfaat bagi bapak ibu semua, output nya bisa tepat waktu, dan outcomenya KONI akan dapat medali emas tambah banyak di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Ketua Umum KONI Kabupaten, dr. Anis Ambiyo Putri, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman teknis kepada seluruh pengurus cabang olahraga terkait mekanisme pengelolaan dan pelaporan penggunaan anggaran hibah.
“Kegiatan ini bertujuan menambah pengetahuan pengurus cabang olahraga dalam perencanaan, pengelolaan, dan pertanggungjawaban keuangan yang harus dilaksanakan secara transparan, relevan, handal, dan akuntabel. Dengan catatan harus mengikuti aturan yang berlaku agar di kemudian hari tidak terjadi masalah,” ujar dr. Anis Ambiyo Putri.
Menurutnya, terdapat sejumlah tujuan utama dalam pelaksanaan bimtek tersebut. Di antaranya menyeragamkan sistem perencanaan kegiatan dan penganggaran, menciptakan tertib administrasi keuangan, hingga menyusun standar pembuatan bukti penggunaan anggaran atau SPJ yang sesuai ketentuan.
“Kami ingin seluruh Pengkab cabor memiliki standar yang sama dalam mekanisme pencairan dana serta penyampaian laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran sesuai aturan yang berlaku,” lanjut Anis.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memastikan laporan pertanggungjawaban keuangan setiap cabang olahraga dapat tersusun dengan baik, benar, serta tepat waktu sebagai bagian dari upaya mendukung pembinaan olahraga yang berkesinambungan di Kabupaten Gresik.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dibiayai melalui APBD Pemerintah Kabupaten Gresik melalui dana hibah tahun anggaran 2026.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang berasal dari Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik, Inspektorat, serta Kantor Pelayanan Pajak Pratama.
Anis berharap melalui kegiatan ini seluruh insan olahraga di Kabupaten Gresik semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang profesional dan taat regulasi.
“Ini menjadi bagian dari komitmen bersama agar pembinaan olahraga di Gresik terus berjalan berkesinambungan dengan tata kelola organisasi yang sehat dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
