ratusan warga menggelar tradisi padusan jelang ramadan
Gresik : Ratusan warga dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar tradisi padusan atau tradisi ziarah kubur di Makam Umum Desa Tlogopojok, Kecamatan Kota, Kabupaten Gresik, Jawa Timur menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Ratusan warga berbondong bondong sejak pagi mendatangi Makam Umum Desa Tlogopojok untuk melakukan tradisi padusan, yaitu ziarah kubur bersama keluarga yang telah berlangsung turun-temurun. Tradisi ini rutin dilaksanakan sekitar seminggu sebelum datangnya bulan suci Ramadan dan dipelihara sebagai bagian dari budaya kearifan lokal.
Masyarakat yang memiliki keturunan atau sanak saudara yang dimakamkan di lokasi tersebut datang silih berganti mencari makam keluarga. Selain berziarah, mereka membawa alas duduk, membaca ayat suci Al-Quran, Surat Yasin, serta tahlil untuk mendoakan arwah sebelum memasuki ibadah di bulan Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi.
Salah satu peziarah yakni Usman (42) warga Gresik Kota Baru (GKB) datang bersama keluarganya, untuk mengirim doa kepada keluarganya yang sudah meninggal dunia.
“Tradisi menjelang ramadan, setiap tahun pasti datang, kesini mengirim doa di makam mertua,” kata Usman sambil menggendong anaknya, Selasa, 17 Februari 2026.
Begitu juga dengan Lauren (32) warga desa Randuagung yang datang bersama suaminya. Dia berjalan menuju makam keluarganya untuk berdoa menjelang bulan suci Ramadan.
“Tradisi setahun sekali, mengirim doa di makam, sebelum puasa, nanti sebelum lebaran juga,” kata Lauren.
Kegiatan padusan ini berdampak pada peningkatan ekonomi bagi pelaku UMKM warga setempat. Sejumlah pedagang berjualan mulai dari pintu masuk hingga area dekat makam, menawarkan kembang, makanan ringan, minuman, dan kebutuhan lain yang memudahkan peziarah. Hadirnya warga dalam jumlah besar menunjukkan pelestarian tradisi padusan terus terawat dan dilestarikan.
